Tuesday, June 22, 2021
Home News Ngeri! 8,4 Miliar Password Bocor di Forum Hacker

Ngeri! 8,4 Miliar Password Bocor di Forum Hacker

Must Read

Tebus Murah Kuota Hingga 50 GB dari Tri Mulai Rp2000

Techbiz.id - Untuk mendukung aktivitas berlibur di rumah saja, Tri Indonesia menghadirkan program Tebus Murah Kuota hingga 50 GB. Dengan progrm ini...

Ponsel Pertama Leica, ‘Leitz Phone 1’ Resmi Dirilis

Techbiz.id - Brand asal Jerman, Leica, telah lama berkolaborasi dengan Huawei sebagai partner dalam perangkat besutan Huawei. Namun kini,...

Rilis Besok, Ini Bocoran Spesifikasi Realme 8 5G Indonesia

Techbiz.id - Realme memastikan akan merilis smartphone 5G di Indonesia pada esok hari (16/6). Namun, sebelum itu kita bisa...

Kantongi TKDN, Ponsel 5G Poco Bakal Rilis di Indonesia?

Techbiz.id - Tak ingin ketinggalan dari Xiaomi, Poco tampaknya segera menyusul dengan merilis ponsel 5G terbaru mereka di Indonesia. Dugaan...

Infinix NOTE 10 Series Diluncurkan, Simak Harga dan Spesifikasinya

Techbiz.id - Smartphone di lini NOTE 10 Series resmi dihadirkan Infinix untuk para penggunanya di Indonesia. Seri NOTE 10...

Techbiz.id – Kebocoran data menjadi masalah yang sangat krusial di era digital. Kini, laporan terbaru bahkan menemukan sebanyak 8,4 miliar password bocor dalam forum hacker.

Sebuah file berupa dokumen teks TXT itu berukuran fantastis, yakni mencapai 100 GB. Password yang berhasil diretas ini didapat dari berbagai akses, diantaranya login Gmail, Facebook, Apple, dan PayPal.

- Advertisement -

Dilansir dari media keamanan siber CyberNews, Kamis (10/6) aksi pembocoran ini dinamakan ‘RockYou2021’. RockYou merupakan insiden kebocoran data tahun 2009 silam yang menyangkut 32 juta password dibocorkan di forum online.

Di samping itu, pengunggah dalam forum hacker mengklaim bahwa file tersebut berisikan 82 miliar kata kunci. Namun, menurut penelusuran tim CyberNews, hanya ditemukan sebanyak sepersepuluhnya, yakni 8.459.060.239.

Adapun keseluruhan kata sandi yang termasuk dalam kebocoran memiliki panjang 6-20 karakter, dengan karakter non-ASCII dan spasi dihapus. Menariknya, tim keamanan itu juga membandingkan data bocor ini ke Compilation of Many Breaches (COMB). Alhasil, sebanyak 3,2 miliar data password yang bocor ternyata cocok dengan data tersebut.

Lebih lanjut, lantaran jumlah keseluruhan data yang terungkap hampir mencapai 2 kali lipat dari pengguna internet dunia, para pengguna diminta untuk mengecek password masing-masing apakah dirinya termasuk dalam salah satu yang diretas.

Baca juga: Perbarui Kebijakan, TikTok Bakal Kumpulkan Data Biometrik

Pengguna dapat memakai sejumlah layanan online yang tersedia, seperti HaveIBeenPwned. CyberNews juga menyediakan ‘alat’ tersendiri untuk mengecek apakah sebuah password pernah dibocorkan dalam laman resmi mereka.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme Tetapkan Peluncuran Perangkat Dizo pada Juli 2021

Techbiz.id - Realme kini bersiap untuk merilis perangkat pertamanya di bawah sub-brand Dizo, dimana semuanya termasuk ke dalam ekosistem...

Artikel Terkait