Jumat, Oktober 7, 2022

Diretas, Twitter Ungkap Pelakunya

Techbiz.id – Twitter baru saja mengungkap beberapa pihak yang telah meretas akun dengan mengakses nomor telepon pengguna yang tertaut di akun Twitter.

Dikutip dari Reuters, Selasa (04/02/2020), keberadaan peretas itu terlacak melalui alamat IP yang terkuak. Setidaknya ada 3 negara, yaitu Iran, Israel dan Malaysia. Twitter juga menyebutkan telah mengidentifikasi adanya ‘volume permintaan yang tinggi’ di ketiga negara tadi,

Juru bicara Twitter juga mencurigai adanya dukungan negara kepada para peretas. Pasalnya, dia mencontohkan di negara Iran ada pembatasan akses terhadap Twitter. Namun, yang terjadi pada peretas itu justru sebaliknya, yakni bisa memiliki bebas akses terhadap Twitter.

Sayangnya, juru bicara platform sosial media itu enggan menyebut berapa data pengguna yang diretas. Ia mengatakan tak dapat mengidentifikasi semua akun yang terkena dampaknya.

Sementara itu Techcrunch melaporkan (04/02/2020), seorang peneliti keamanan, Ibrahim Balic telah mencatat ada 17 juta nomor telepon pengguna yang terkena dampak. Angka ini didapat olehnya dengan mencocokan nomor telepon yang tertaut pada akun twitter pengguna melalui fitur kontak.

Mengatasi hal ini, Twitter telah menutup akses terhadap fitur kontak. Nantinya, fitur ini bakal berubah, sehingga tak lagi menampilkan nama akun pengguna sebagai tanggapan dari permintaan. Meski begitu, situs jejaring sosial media itu tak mengirimkan notifikasi kepada pengguna yang nomor teleponnya telah diretas.

Terkait

Artikel Terkait

BAKTI Targetkan Bangun 7.000 BTS 4G Hingga 2024

Techbiz.id - Meskipun memiliki tantangan yang cukup berat, hingga tahun 2024 mendatang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) Kominfo optimis...