Wednesday, July 28, 2021
Home Apps Tren Berkendara Turun, Waze Ajak Pengguna Hadapi Covid-19

Tren Berkendara Turun, Waze Ajak Pengguna Hadapi Covid-19

Must Read

Vivo Y53s, Smartphone Buat Hiburan Harga Rp3 Jutaan

Techbiz.id - Smartphone generasi Y series terbaru Vivo Indonesia, Vivo Y53s, resmi diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan hiburan para penggunanya. Konsumen...

Indosat Cari Solusi Pembayaran Lewat e-Wallet Challenge

Techbiz.id - Indosat Ooredoo meluncurkan program e-Wallet User Research Challenge yang bertujuan memberdayakan talenta digital terbaik bangsa dalam...

Samsung Galaxy M21 2021 Edition Meluncur dengan 48MP Triple Camera

Techbiz.id - Usai setahun sejak dirilis pada Maret 2020 lalu, Samsung memperkenalkan varian baru dari Galaxy M21 di 2021....

Cari Talenta Baru, Resso Ajak Musisi Independen Pahami Proses Talent Scouting

Techbiz.id - Ada banyak cara untuk sukses dan menjadi bintang di dunia musik. Kompetisi menyanyi atau band, audisi terbuka,...

Oppo Watch 2 Meluncur dalam Dua Varian

Techbiz.id - Oppo secara resmi telah memperkenalkan Oppo Watch 2. Bukan di Indonesia, suksesor Oppo Watch generasi pertama ini...

Techbiz.id – Sejalan dengan tren global, akibat dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) di beberapa wilayah, tren berkendara pengguna Waze di Indonesia rata rata menjadi 71% kilometer lebih rendah.

Meskipun secara keseluruhan terdapat penurunan jumlah orang yang berkendara, namun tetap ada perjalanan penting yang harus dilakukan – seperti membeli makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya – oleh karena itu, Waze berpendapat bahwa datanya dapat membantu para pengguna merencanakan perjalanan mereka dengan lebih efektif.

waze hadapi covid-19
(Sumber: Data Waze, 2020) Gambaran perubahan persentase berkendara dalam sebulan yang tercatat di Indonesia

Untuk mendukung hal ini, Map Editor Waze dan tim Crisis Response Waze saat ini bekerja sama dengan 58 negara (dan terus bertambah) untuk menambahkan informasi secara spesifik per wilayah ke dalam peta Waze yang di antaranya adalah penutupan jalan, zona merah dan masih banyak lagi. 

Di Indonesia, Waze telah menambahkan lebih dari 130 rumah sakit rujukan pada peta. Pengguna Waze sekarang dapat menemukan rumah sakit rujukan terdekat dengan mengetik beberapa kata kunci seperti “COVID”, “covid”, “coronavirus”, “corona virus” dan “rumah sakit corona” di kolom pencarian tujuan.

Selain itu, Waze juga telah meluncurkan COVID-19 Landing Page yang bekerja sama dengan pemerintah di seluruh dunia untuk berkontribusi dalam memberikan data lokasi pusat pengujian medis dan pusat distribusi makanan darurat agar dapat membantu meningkatkan peta bagi para pengguna.

Waze Hadapi covid-19
(Sumber: Data Waze, 2020) Penurunan drastis berkendara di Jakarta

Seteah data diterima, Waze akan melakukan validasi dan menambahkan perinciannya ke peta, kemudian menginformasikannya kepada para pengemudi.

Inisiatif lain yang telah diluncurkan secara cepat oleh Waze adalah fitur baru pin location personalities dan pencarian, yaitu informasi fasilitas drive-through dan pick-up untuk membantu para pengguna mendapatkan berbagai produk dari mitra Waze, seperti makanan dan hal-hal penting lainnya, sehingga dapat meminimalisir kontak bertemu dan tetap mematuhi pedoman social distancing.

Para bisnis/merek yang perlu memperbarui informasi mereka dapat melakukannya dalam beberapa langkah sederhana atau menghubungi tim layanan Waze untuk bantuan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

DANA Dukung Konser Amal “NTT adalah Kita”

Techbiz.id - Aplikasi DANA mendukung gerakan yang digagas Ananda Sukarlan dan beberapa musisi muda asal NTT, Habitat Indonesia dengan...