Sunday, February 28, 2021
Home Fintech Fintech Lending Dongkrak Pendapatan Industri Kreatif

Fintech Lending Dongkrak Pendapatan Industri Kreatif

Must Read

Jaringan XL Axiata 100% Normal Paska Banjir

Techbiz.id - XL Axiata memastikan semua jaringan di sejumlah lokasi yang terdampak bencana alam telah pulih 100%, termasuk di...

Indosat Ooredoo Salurkan Bantuan ke Wilayah Banjir

Techbiz.id – Indosat Ooredoo menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Jabodetabek serta menerjunkan Mobil Klinik ke...

Punya Fitur Baru, Pengguna Kini Bisa Nonton Tanpa Internet di Netflix!

Techbiz.id - Netflix terus mengembangkan platformnya. Layanan video on demand itu kini menghadirkan fitur baru yang menguntungkan bagi pengguna....

Clubhouse Janji Perbaiki Keamanan Usai Adanya Kebocoran Audio

Techbiz.id - Salah satu pengguna Clubhouse dilaporkan berhasil menyedot audio dari aplikasi obrolan khusus undangan itu, dan membuatnya dapat...

Tengah Diproduksi, Peluncuran Black Shark 4 Sudah Dekat?

Techbiz.id - CEO Black Shark, Luo Yuzhou, mengungkapkan bahwa Black Shark 4 sedang dalam proses persediaan. Hal ini digaungkan...

Techbiz.id – Berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), fintech lending telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan para pelaku industri kreatif.

Riset ini mengambil sampel dari Borrower dalam ekosistem Investree. Dalam riset ini, LD FEB UI menggunakan metode wawancara tatap muka dengan 261 Borrower yang dipilih secara acak dengan cakupan wilayah Jabodetabek (77%), Jawa Barat (15%), dan Jawa Tengah dan Jawa Timur (8%).

- Advertisement -

Dalam riset tersebut ditemukan banyak peminjam yang bergerak di bidang industri kreatif di mana 24% dari Borrower Investree adalah para pelaku industri kreatif dan 15% diantaranya mengalami peningkatan pendapatan antara 30% – 50% setelah memperoleh pinjaman dari fintech lending di mana dalam riset ini merupakan pinjaman dari Investree.

Baca juga: Investree Bantu UKM Hadapi Fase Transisi Kenormalan Baru

Kemudian, sebesar 52% dari industri kreatif yang meminjam di Investree menggunakan layanan invoice financing dilanjutkan dengan tipe online seller financing (33%), dan working capital term loan (15%).

Wakil Kepala LD FEB UI, I Dewa Gede Karma Wisana, mengatakan bahwa industri kreatif memang sedang menjadi primadona apalagi di kalangan generasi milenial. Tercatat terdapat 16 sub-sektor industri kreatif seperti konsultan atau periklanan, desain komunikasi visual, dan arsitektur yang sedang berkembang saat ini sehingga pinjaman dari sektor tersebut cukup banyak.

Tak hanya industri kreatif yang mengalami peningkatan pendapatan setelah mendapat pinjaman dari fintech lending. Apabila melihat data yang didapat dari Investree, sebanyak 58% Borrower Investree yang bergerak di sektor industri manufaktur mengalami peningkatan pendapatan sebesar 20% – 50%.

Sedangkan 52% Borrower Investree dari sektor jasa serta 51% Borrower Investree dari sektor konstruksi juga mengalami peningkatan pendapatan serupa.

Secara keseluruhan, 56% dari Borrower Investree menyatakan bahwa mereka mengalami peningkatan pendapatan setelah mendapatkan pinjaman dari Investree.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Tingkatkan Aplikasi, Telegram Rilis 3 Fitur Baru

Techbiz.id - Dengan kontroversi mengenai kebijakan privasi WhatsApp, banyak pengguna smartphone memutuskan untuk mencoba layanan lain seperti Telegram. Layanan...

Artikel Terkait