Thursday, April 22, 2021
Home News Pengadilan AS Cabut Larangan Investasi Xiaomi

Pengadilan AS Cabut Larangan Investasi Xiaomi

Must Read

Mengatur Rumah Pintar dengan SmartThings

Techbiz.id - Samsung Galaxy S21 Series 5G hadir dengan sederet fitur-fitur yang dapat mempersiapkan setiap penggunanya untuk masa depan....

Sambil Ngabuburit, TikTok Ajak Kreator ‘Sama-sama Berbagi’

Techbiz.id - TikTok, platform distribusi video singkat terdepan di Indonesia, menghadirkan program Ramadan bertajuk #SamaSamaBerbagi. Program ini mengajak para...

Asus Ajak Tukar Smartphone dengan Laptop

Techbiz.id - ASUS dan Erafone menghadirkan program tukar tambah smartphone dengan laptop ASUS jenis tertentu yang memungkinkan pelanggan untuk...

Tips Mencegah Overheating di Ponsel

Techbiz.id - Smartphone kita pada dasarnya adalah pelengkap tambahan dalam hidup kita. Namun seiring kian seringnya kita mengandalkan smartphone, mungkin kita...

Peluncuran Vivo V21 Semakin Dekat, Ini Tanggalnya

Techbiz.id - Peluncuran Vivo V21 semakin jelas terlihat. Kabar ini beredar usai Vivo Malaysia secara terbuka mengumumkan tanggal peluncuran...

Techbiz.id – Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia mengabulkan eksepsi Xiaomi atas larangan investasi kepada perusahaan asal China tersebut karena dianggap sebagai “Perusahaan Militer Komunis China” (“CCMC”).

oleh karenanya melarang penerapan dan penegakan penunjukan Perusahaan sebagai “Perusahaan Militer Komunis China” (“CCMC”).

- Advertisement -

“Xiaomi berbahagia karena pada 12 Maret 2021, pukul 16.59 (waktu setempat), Pengadilan mengabulkan eksepsi,” sebut Xiaomi dalam keterangan resminya.

Baca juga: Xiaomi Konfirmasi Tanggal Peluncuran Mi 11 di Indonesia

Dalam keterangan tersebut dituliskan, berdasarkan putusan sela yang diberikan, Pengadilan menghapus, secara penuh dan dengan segera, pembatasan pada warga A.S. untuk membeli sekuritas Perusahaan dan keharusan bagi warga A.S. untuk melepaskan kepemilikan saham mereka.

“Xiaomi adalah perusahaan yang diperdagangka secara publik, dijalanka dan dikelola secara independen untuk menawarkan produk elektronik konsumen hanya untuk penggunaan sipil,” tegas Xiaomi.

Lebih lanjut, perusahaan yakin bahwa keputusan yang menunjuknya sebagai Perusahaan Militer Komunis China adalah sewenang-wenang dan tidak berdasar, dan hakim setuju. Perusahaan akan terus meminta agar pengadilan menghapus penetapan tersebut secara permanen.

Xiaomi adalah perusahaan teknologi muda dan energik. Selama bertahun-tahun,
Perusahaan telah menawarkan produk elektronik konsumen yang luar biasa seperti
smartphone dan smart TV dengan harga sebenarnya kepada konsumen di seluruh dunia.

“Kami berkomitmen untuk bekerja dengan mitra global kami agar semua orang di dunia menikmati kehidupan yang lebih baik melalui teknologi inovatif,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Fintech Berpotensi Salurkan Pendanaan Produktif UMKM

Techbiz.id - Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, mengapresiasi pemerintah dan regulator yang terus mendorong peningkatan penyaluran kredit pendanaan...

Artikel Terkait