Saturday, July 24, 2021
Home News Data LinkedIn Bocor, Dijual Cuma Rp29 Ribu

Data LinkedIn Bocor, Dijual Cuma Rp29 Ribu

Must Read

Twitter Hadirkan Caption Otomatis di Voice Tweet

Techbiz.id - Twitter kini menghadirkan fitur caption atau teks otomatis untuk voice tweet atau cuitan berupa audio. "Kami meluncurkan teks...

Rekomendasi Hp realme Harga Rp 3 jutaan Terbaru 2021

Techbiz.id - realme menghadirkan handphone (hp) di berbagai rentang harga, termasuk Rp 3 jutaan. Terdapat beragam pilihan yang tersedia bagi...

Tak Ditunda, iPhone 13 Meluncur September 2021

Techbiz.id - Apple dikabarkan tak akan menunda peluncuran dari iPhone 13. Jadwal debut dari suksesor iPhone 12 itu kabarnya...

Update Harga Samsung Galaxy Note 20 2021, Diskon Sejuta!

Techbiz.id - Samsung Galaxy Note 20 kini dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau memasuki pertengahan Juli 2021. Penawaran menarik ini...

Lebih Mudah, Twitter Hadirkan Opsi Masuk dengan Akun Google

Techbiz.id - Twitter agaknya tak ingin mempersulit pengguna dalam proses log-in (masuk) ke akun mereka masing-masing. Melalui opsi tambahan...

Techbiz.id – Ratusan data pengguna LinkedIn telah bocor ke publik. Sebanyak 500 juta data pengguna dilelang dalam sebuah forum hacker dengan harga mulai US$2 atau setara Rp29 ribu.

Adapun informasi yang bocor berisikan data yang cukup lengkap termasuk nama, alamat email, nomor telepon, informasi tempat kerja dan hal penting lainnya, seperti dilansir dari Cybernews (11/4). Penjual tersebut mengklaim data yang dikumpulkan murni diambil dari LinkedIn.

Tim investigasi Cybernews juga telah mengonfirmasi hal tersebut berdasarkan dengan sampel yang diberikan di forum peretasan. Namun, tidak jelas bagaimana pelaku mendapat data, termasuk kapan data tersebut berhasil didapat, misalnya baru-baru ini atau pada LinkedIn mengalami kebocoran data.

Sementara itu, pihak LinkedIn sendiri telah menyelidiki dugaan kebocoran data pengguna. Perusahaan mengaku data bukanlah berasal dari platform mereka, melainkan situs lain.

Baca juga: Data Pengguna Facebook di Indonesia Bocor, Apa Akibatnya?

“Kami telah menyelidiki dugaan kumpulan data LinkedIn yang telah diposting untuk dijual. Kami telah memastikan bahwa data itu sebenarnya adalah kumpulan data dari sejumlah situs dan perusahaan,” bunyi pernyataan LinkedIn, dikutip dari The Verge (11/4).

Selain itu, pihak Linkedln menjelaskan bahwa tidak ada data akun pribadi pengguna mereka yang disertakan. Dengan demikian, data yang diretas berasal dari halaman publik seseorang saja.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...