Monday, May 10, 2021
Home Apps Twitter Alami Lonjakan Pengguna Selama Pandemi

Twitter Alami Lonjakan Pengguna Selama Pandemi

Must Read

Sederet Bocoran iPhone Lipat: Dari Desain Hingga Jumlah Unit

Techbiz.id - Apple dikabarkan tengah mengembangkan iPhone lipat pertamanya. Seorang analis populer, Ming-Chi Kuo mengatakan ponsel lipat Apple akan...

Microlens OPPO Find X3 Pro Mampu Memotret Seperti Mikroskop

Techbiz.id - Kamera makro smartphone pada umumnya mampu memperbesar tampilan subjek yang akan difoto (zoom) sekitar dua kali lipat...

Pops Worldwide Perkuat Posisi di Pasar Indonesia

Techbiz.id - Pops Worldwide, perusahaan hiburan digital yang berbasis di Asia Tenggara, mengumumkan momentum pertumbuhan bisnis mereka untuk memperkuat...

Harga Galaxy M12 Mendekati Seri A, Samsung: Pasar Keduanya Berbeda

Techbiz.id - Samsung baru saja memperkenalkan Galaxy M12 beberapa waktu lalu dengan harga sejutaan. Menariknya, banderol harga Galaxy M12...

Review realme C20: Punya Baterai Gede Harga Sejutaan

Techbiz.id - Belum lama ini realme telah meluncurkan realme C20 di Indonesia. Perangkat entry-level ini dipasarkan dengan harga sejutaan...

Techbiz.id – Pandemi pada akhirnya tidak selalu memberikan kesan buruk. Inilah yang dirasakan oleh Twitter setelah mencatat kenaikan yang cukup signifikan pada pengguna aktif mereka selama pandemi berlangsung.

Bersamaan dengan pengumuman pendapatan kuartal pertama 2021, Twitter juga berbagi informasi terkait seberapa besar perusahaan tumbuh selama pandem

- Advertisement -

Rata-rata, Twitter memiliki 199 juta pengguna aktif harian pada Q1 2021, naik hampir 20 persen dibandingkan dengan 166 juta Twitter yang dihitung satu tahun lalu, ketika cakupan pandemi COVID-19 menjadi jelas.

Adapun secara keseluruhan, pengguna aktif harian mereka tumbuh dari 133 juta pada Q1 tahun 2020 menjadi 162 juta pada kuartal terakhir, meningkat 22 persen.

Tentunya, berkat peningkatan pengguna tersebut Twitter juga meraup peningkatan pendapatan yang sesuai. Dilansir dari Engadget (30/4), pendapatan Q1 yang berhasil diraih mencapai $ 1,04 miliar, naik 28 persen tahun-ke-tahun, dan laba bersih adalah $ 68 juta. Ini merupakan kenaikan yang sangat signifikan, dimana satu tahun lalu, Twitter kehilangan $ 8 juta.

Kendati demikian, Twitter telah memperingatkan bahwa pertumbuhan pengguna yang lebih cepat yang dialaminya pada tahun 2020 kemungkinan tidak akan terjadi laju pertumbuhan yang sama pada tahun 2021.

Baca juga: Twitter Uji Fitur Berbagi Uang Kepada Pengguna

Dalam suratnya kepada pemegang saham, perusahaan mengatakan bahwa “lonjakan signifikan terkait pandemi” pada tahun 2020 dapat menyebabkan tingkat pertumbuhan pengguna dalam dua digit rendah dari tahun ke tahun selama sisa tahun 2021, dengan perkiraan pertumbuhan terendah untuk kuartal berikutnya.

Namun, bukan berarti tidak terjadi kenaikan sama sekali, mengingat hingga kini Twitter terus mengembangkan platform mereka dengan menambah beberapa fitur baru.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Telkomsel Tambah Investasi USD300 Juta ke Gojek

Techbiz.id - Telkomsel melanjutkan implementasi strategi investasi ke Gojek senilai USD300 juta untuk mengakselerasi kemajuan ekosistem digital yang inklusif...

Artikel Terkait