Thursday, January 21, 2021
Home Apps 25 Juta Orang Berbondong Gunakan Telegram

25 Juta Orang Berbondong Gunakan Telegram

Must Read

Cukup Isi Ulang, Tri Beri Tambahan Kuota Unlimited YouTube

Techbiz.id - Untuk memanjakan para pelanggannya, Tri Indonesia memberikan tambahan kuota unlimited YouTube bagi para pengguna barunya cukup dengan melakukan isi...

Samsung Kenalkan Exynos 2100, Prosesor 5G Tercanggih

Techbiz.id - Samsung Electronics mengumumkan Exynos 2100 yang merupakan prosesor seluler premium terintegrasi 5G pertama yang dibuat dengan 5-nanometer...

Oppo Reno5 Habis Terjual dalam 3 Menit

Techbiz.id - Setelah resmi diluncurkan, Oppo Reno5 langsung diserbu habis sebelum waktu yang ditetapkan berakhir oleh konsumen pada penjualan...

10 Langkah Menjadi Investor di Platform P2P Lending

Techbiz.id - Berdasarkan data di Statistik Fintech Lending Otoritas Jasa Keuangan (OJK) November 2020, jumlah rekening lender (pemberi pinjaman...

Telkomsel Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di Majene

Techbiz.id - Telkomsel terus berupaya maksimal untuk dapat memulihkan jaringan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo...

Techbiz.id – Dalam 72 jam terakhir, sebanyak 25 juta pengguna baru kini menggunakan layanan perpesanan Telegram. Pada minggu pertama Januari 2021 sediri pengguna aktif bulanan Telegram telah melampaui 500 juta pengguna.

Pengguna baru ini disebutkan Telegram dalam akun Durov’s Channel datang dari seluruh dunia – 38% dari Asia, 27% dari Eropa, 21% dari Amerika Latin dan 8% dari MENA.

- Advertisement -

Ini merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu, ketika 1,5 juta pengguna baru mendaftar setiap hari. Telegram menyebutkan pernah mengalami lonjakan unduhan sebelumnya, sepanjang sejarah 7 tahun kami dalam melindungi privasi pengguna. Tapi kali ini berbeda.

Baca juga: WhatsApp Business Ada Fitur Keranjang Belanja

“Orang tidak lagi ingin menukar privasi mereka dengan layanan gratis. Mereka tidak ingin lagi disandera oleh monopoli teknologi yang tampaknya berpikir bahwa mereka dapat melakukan apa saja selama aplikasi mereka memiliki banyak pengguna yang kritis,” sebut Telegram

Dengan setengah miliar pengguna aktif dan pertumbuhan yang semakin cepat, Telegram mengau telah menjadi tempat perlindungan terbesar bagi mereka yang mencari platform komunikasi yang berkomitmen pada privasi dan keamanan.

pengguna baru telegram

“Kami mengambil tanggung jawab ini dengan sangat serius. Kami tidak akan mengecewakan Anda,” tegasnya.

Tidak seperti aplikasi populer lainnya, Telegram mengaku tidak memiliki pemegang saham atau pengiklan untuk melapor.

“Kami tidak berurusan dengan pemasar, penambang data, atau lembaga pemerintah. Sejak hari kami meluncurkannya pada Agustus 2013, kami belum mengungkapkan satu byte pun dari data pribadi pengguna kami kepada pihak ketiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Telegram beroperasi dengan cara ini karena perusahaan tidak menganggap Telegram sebagai organisasi atau aplikasi. Bagi kami, Telegram adalah sebuah ide; ini adalah gagasan bahwa setiap orang di planet ini memiliki hak untuk bebas.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Cukup Isi Ulang, Tri Beri Tambahan Kuota Unlimited YouTube

Techbiz.id - Untuk memanjakan para pelanggannya, Tri Indonesia memberikan tambahan kuota unlimited YouTube bagi para pengguna barunya cukup dengan melakukan isi...

Artikel Terkait